Dashboard | About Us | Contact Us  
 
Newsflash

Jaringan MaskerBiru

October 19th, 2008

MaskerBiru.net didasari atas semangat berbagi dan kebersamaan. Berangkat dari sebuah keinginan untuk menyediakan wadah bagi semua orang untuk berbagi, bertukar informasi, bertukar pendapat, menyampaikan ide, maka terbentuklah MaskerBiru.net. Bergabunglah menjadi salah satu dari sekian banyak anak negeri yang peduli dengan terumbu karang Indonesia. Untuk melihat informasi mengenai kondisi terumbu karang Indonesia yang disumbangkan secara partisipatif dan sukarela, anda dapat melihatnya pada menu “Coral Reef Map”

  • Loading...


    Loading...

    User Login




    Remember me
    Register
    Lost password?

    Register





    A password will be mailed to you.
    Log in | Lost password?

    Retrieve password





    A confirmation mail will be sent to your e-mail address.
    Log in | Register
    • Translate to:

    Indonesia Tuan Rumah Kongres Rumput Laut

    http://4.bp.blogspot.com/_LtsuDGABlRI/SQiEFCaZiLI/AAAAAAAAAJI/pwaPwNHyjdk/s400/rumput+laut+cokelat.jpg

    Jakarta (ANTARA News) - Kongres rumput laut sedunia ke-20 di Mexiko menetapkan Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan kongres yang ke-21 atau The XXI ISS (International Seaweed Symposium) yang akan digelar di Bali pada 2013.

    “Salah satu keputusan penting adalah untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia ditetapkan sebagai tuan rumah pelaksanaan International Seaweed Symposium (ISS) XXI yang akan dilaksanakan di Bali 2013,” kata ketua Umum asosiasi Rumput Laut Indonesia (ALRI), H. Safari Azis Husain saat dihubungi dari Jakarta, Kamis.

    Safari Azis sedang berada di Meksiko untuk menghadiri ISS XX yang berlangsung sejak 22 s/d 26 Februari 2010. Dalam acara ini delegasi Indonesia diwakili oleh 5 orang yang mewakili komunitas rumput lndonesia yakni: H. Safari Azis Husain (Ketua Umum ARLI), Dr. Ian Niesh (Jasuda Net - perwakilan LSM), Soerianto Kusnowirjono (PT. Agarindo Bogatama - Industri Agar), Dr. Grevo Gerung (Universitas Sam Ratulangi-perwakilan scientist), H. Djusdil Akrim (PT. Bantimurung Indah - Industri Karaginan).

    Lebih lanjut Azis mengatakan, dengan ditetapkannya Indonesia sebagai tuan rumah pelaksanaan ISS XXI menunjukkan Indonesia dinilai memiliki potensi yang besar dalam pengembangan budidaya rumput laut.

    Menurut Azis, berdasarkan data hasil pemetaan yang dilakukan pakar dari Filipina, Dr. Anicia Q. Hurtado, menyatakan, terdapat 11 titik sentra produksi rumput laut dunia untuk jenis E. Cottonii yang berada di sepanjang garis Khatulistiwa khusus di kawasan Coral Triangle yang meliputi ASEAN hingga ke Papuan Nugini (PNG) dan Kepulauan Pasifik.

    “Enam titik utama diantaranya berada di kawasan Timur Indonesia yang tersebar dari selat Makassar, Sulut-Sulteng, NTT, Maluku hingga ke Papua,” kata Azis.

    Dengan adanya data tersebut, menunjukkan besarnya potensi Kawasan Timur Indonesia (KTI) kedepan sangat strategis dan cukup menentukan terhadap kebutuhan komsumsi rumput laut dunia yang terus menunjukan indikasi trend yang cukup signifikan.

    Menurut Azis, isu positif ini diharapkan tidak menjadi euporia sesaat, akan tetapi harus menjadi tantangan buat KTI khususnya Sulawesi Selatan untuk lebih meningkatkan produktifitas dan kualitas produk serta pengelolaan pengembangan dari pihak pemerintah dan swasta.

    ISS XX di Meksiko ini dihadiri delegasi 45 negara, termasuk Indonesia.

    (T.J004/S026)

    Sumber: Antara
    Foto: http://4.bp.blogspot.com

    One Response to “Indonesia Tuan Rumah Kongres Rumput Laut”

    1. download mp3 indonesia Says:

      ÿþt

    Leave a Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Latest Data Entry

    Green, Alison L. ; Bellwood, David R.

    IUCN, Global Marine Programme
    Series: IUCN Resilience Science Group Working Paper Series ; 7

    Gland : IUCN, 2009. v, 70 p. : ill.
    ISBN 978-2-8317-1169-0

    Download

    February 18th, 2010

    Schuttenberg, H.Z. (ed)., (2000), Coral Bleaching: Causes, Consequences and Response, Coastal Resources Center, University of Rhode Island, Narragansett, RI, USA, 102 pp. (924 kb).

    January 9th, 2010

    Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia - Permen No. PER.02/MEN/2009, tentang Tata Cara Penetapan Kawasan Konservasi Perairan.

    December 15th, 2009

    Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan Tentang Kawasan Konservasi Di Wilayah Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil - Nomor PER.17/MEN/2008

    November 6th, 2009

    C HITIPEUW - 2003

    Download

    October 4th, 2009

    Latest Data Entry

    join

    Bastianos.com