Dashboard | About Us | Contact Us  
 
Newsflash

Jaringan MaskerBiru

October 19th, 2008

MaskerBiru.net didasari atas semangat berbagi dan kebersamaan. Berangkat dari sebuah keinginan untuk menyediakan wadah bagi semua orang untuk berbagi, bertukar informasi, bertukar pendapat, menyampaikan ide, maka terbentuklah MaskerBiru.net. Bergabunglah menjadi salah satu dari sekian banyak anak negeri yang peduli dengan terumbu karang Indonesia. Untuk melihat informasi mengenai kondisi terumbu karang Indonesia yang disumbangkan secara partisipatif dan sukarela, anda dapat melihatnya pada menu “Coral Reef Map”

  • Loading...


    Loading...

    User Login




    Remember me
    Register
    Lost password?

    Register





    A password will be mailed to you.
    Log in | Lost password?

    Retrieve password





    A confirmation mail will be sent to your e-mail address.
    Log in | Register
    • Translate to:

    Archive for May, 2009

    A Framework for social adaptation to climate change : sustaining tropical coastal communitites and industries

    Monday, May 18th, 2009

    The estimated 500 million people who depend on coral reefs worldwide regularly contend with change. Whether it is the shifting demands of a global marketplace, political upheaval at the national level, shortage of local supplies such as fuel, or fickle weather, the resilience of reefdependent people is often put to the test. Despite this hard-earned resilience, coastal communities and reef-based industries are going to be challenged like never before as climate change exerts a multi-faceted influence.

    Download

    ROUND-UP: WOC 2009 LAHIRKAN DEKLARASI MANADO

    Friday, May 15th, 2009

    WOC

    Perhelatan akbar Konferensi Kelautan Dunia (World Ocean Conference - WOC) di Manado, berakhir Kamis petang dengan dicetuskannya Deklarasi Kelautan Manado (Manado Ocean Declaration-MOD) oleh delegasi dari 75 negara dan 11 organisasi antarpemerintah serta badan-badan PBB. Dalam kata akhir setelah menyepakati dokumen kelautan ini, para pemimpin delegasi menyampaikan dukungan terhadap setiap butir MOD serta penghargaan dan apresiasi yang tinggi terhadap pemerintah Indonesia dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang telah berhasil menyelenggarakan WOC dan menerbitkan deklarasi terbesar terkait masalah kelautan dan lingkungan dalam 27 tahun terakhir.

    “Ini adalah deklarasi terbaik tentang masalah kelautan dan iklim dan berharap semua pemerintah dan bangsa bersatu padu untuk melaksanakan komitmen ini,” kata delegasi dari Filipina. Hal yang sama dikemukakan delegasi Amerika Serikat, Jerman, Somalia, Suriname dan sejumlah delegasi lainnya yang mendukung MOD untuk masuk kerangka kerja PBB dalam konferensi perubahan iklim (UNFCCC) di Copenhagen akhir tahun 2009.

    Para delegasi juga menyampaikan terima kasih atas keramahtamahan masyarakat Manado selama WOC berlangsung sehingga pertemuan besar ini berjalan sukses baik dalam penyelenggaraan maupun substansi materi konferensi yang dihasilkan.

    Deklarasi Kelautan Manado terdiri atas 14 paragraf pembuka dan 21 poin kesepakatan operatif. Isinya antara lain (more…)

    Manfaat WOC bagi Nelayan Kita

    Thursday, May 14th, 2009

    woc

    WORLD Ocean Conference (WOC) yang tengah berlangsung di Manado, Sulawesi Utara, secara resmi dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis (14/5) pagi ini, dan pada akhirnya nanti pertemuan akan menghasilkan sebuah dokumen bernama Manado Ocean Declaration (MOD) atau dalam bahasa Indonesianya, Deklarasi Manado mengenai Samudera (Deklarasi Manado).

    Tentu saja yang namanya deklarasi hanyalah pernyataan yang tidak mengikat secara politik. Dalam tajuk rencana ini tidak akan diurai pokok-pokok pada MOD yang terdiri dari 35 paragraf tersebut. Secara umum semangat MOD adalah mendorong dan mengingatkan masyarakat dunia agar memberi perhatian yang lebih besar terhadap laut pada berbagai pembicaraan internasional yang membahas masalah perubahan iklim dan upaya penyelamatan bumi.
    Harapannya, melalui MOD ini masalah kelautan harus menjadi salah satu agenda dalam sidang lanjutan dalam putaran United Nations Framework Conference on Climate Change (UNFCCC), di Copenhagen, Denmark, 7-18 Desember 2009.

    Mengapa hal ini dirasa penting, tak lain karena ada banyak negara yang memiliki laut namun tak menikmati kesejahteraan dari laut itu, bahkan menjadi korban dan menderita dampak negatif akibat kerusakan lingkungan laut yang parah sebagai buah eksploitasi eksesif terhadap laut.
    Prakarsa mulia Indonesia ini didukung negara-negara maju, seperti AS yang mengirim panel ahlinya (40 orang) ke Manado, juga dari negara-negara lain termasuk Uni Eropa, yang bisa dilihat dari jumlah peserta WOC yang mencapai 121 negara. (more…)

    (WOC & CTI Summit 2009] Negara Peserta WOC dukung Substansi Manado Ocean Declaration

    Wednesday, May 13th, 2009

    woc

    Negara-negara peserta Konferensi Kelautan Dunia/ World Ocean Conference (WOC) pada prinsipnya menyambut baik substansi dari Manado Ocean Declaration/MOD. “Mereka (negara peserta WOC, red) memberikan tanggapan yang cukup baik” Demikian jelas Ketua Senior Official Meeting-WOC (SOM-WOC), Dubes Eddy Pratomo pada Jumpa Pers hari pertama konferensi, 11 Mei 2009 di Grand Kawanua Convention Centre, Manado. Selain Dubes Pratomo, dalam jumpa pers tersebut juga hadir Sekretaris Panitia WOC, Indroyono Susilo.

    Dubes Pratomo menjelaskan tanggapan positif ini dikarenakan sebelumnya Indonesia telah melakukan konsultasi dan pembahasan deklarasi yang cukup lama, kurang lebih satu tahun, dengan berbagai pihak, antara lain negara anggota tetap PBB, Kantor PBB di Jenewa dan UNESCO di Paris.

    Pada pertemuan pertama WOC, agenda kegiatan masih membahas mengenai masukan-masukan negara peserta terhadap draft MOD antara lain mengenai masalah pendanaan pengelolaan laut, yang menjadi inti dari MOD tersebut, komitmen negara peserta WOC, dampak perubahan iklim dengan kelautan, dan juga sebaliknya.

    (more…)

    Latest Data Entry

    Green, Alison L. ; Bellwood, David R.

    IUCN, Global Marine Programme
    Series: IUCN Resilience Science Group Working Paper Series ; 7

    Gland : IUCN, 2009. v, 70 p. : ill.
    ISBN 978-2-8317-1169-0

    Download

    February 18th, 2010

    Schuttenberg, H.Z. (ed)., (2000), Coral Bleaching: Causes, Consequences and Response, Coastal Resources Center, University of Rhode Island, Narragansett, RI, USA, 102 pp. (924 kb).

    January 9th, 2010

    Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia - Permen No. PER.02/MEN/2009, tentang Tata Cara Penetapan Kawasan Konservasi Perairan.

    December 15th, 2009

    Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan Tentang Kawasan Konservasi Di Wilayah Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil - Nomor PER.17/MEN/2008

    November 6th, 2009

    C HITIPEUW - 2003

    Download

    October 4th, 2009